Biografi Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas


Biografi Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Biografi Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

AlQuranPedia.Org – Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas lahir di Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah. Beliau saat ini tinggal di Bogor, Jawa Barat. Beliau adalah Pembina sekaligus pengisi Radio Rodja. Beliau adalah ustadz senior salafiyyah di Indonesia. Ustadz Yazid menjalin persahabatan yang sangat erat dengan Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat (pakar hadits). Keduanya sangatlah akrab dan merekalah pembawa bendera salafiyyin di bumi Indonesia. Keilmuan Ustadz Yazid sudah kelihatan saat masih muda. Ustadz Yazid bahkan sudah menghafal kitab Bulughul Maram karangan Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani di luar kepala. Beliau bukan hanya dikenal di Indonesia saja, beliau murid ulama besar (Syaikh ‘Utsaimin), dikenal oleh Syaikh Abdullah Mar’i, dan sudah dikenal mancanegara macam Malaysia dan Singapura.

Pujian yang diterima Ustadz Yazid sangatlah banyak, baik dari kalangan ulama maupun para ustadz sunnah terutama para muridnya. Sampai-sampai muridnya memanggilnya dengan Syaikh Yazid Jawas. Dan memang pantas beliau mendapatkan label itu. Bahkan disebutkan bahwa Syaikh ‘Utsaimin dengan Ustadz Yazid memiliki banyak kemiripan, kedua-duanya adalah bagai lautan ilmu. Beliaulah ulama salaf di Indonesia.
Adab dan Akhlak Ustadz Yazid

Diceritakan oleh Ustadz Abu Usamah, bahwa Ustadz Yazid selalu mengumpulkan 11 orang anaknya untuk membaca minimal 4 jam kitab ulama dalam sehari.

Diceritakan oleh Ustadz La Ode Abu Hanifa bahwa Ustadz Yazid memiliki jadwal yang padat, beliau mengurus keluarga dan mendidik anak beliau, beliau juga berdagang tetapi masih sempat baca kitab ulama, mengkajinya dan memberi kajian rutin.

Diceritakan oleh Ustadz Andika dari Cirendeu, beliau takjub dengan akhlak Ustadz Yazid. Suatu ketika datang tamu ke Ma'had Minhajus Sunnah, dan disediakanlah air teh manis sebagai minuman sang tamu. Namun ketika tamu sudah pulang, Ustadz Yazid melihat air teh yang belum habis diminum. Lalu beliau membawa sisa air minum tadi ke kamar mandi. Alih-alih bukannya air dibuang ke saluran pembuangan, malah dibuang ke bak mandi.
Lalu Ustadz Andika bertanya ke Ustadz Yazid, "Ya ustadz kenapa dibuangnya di bak mandi?"
Al-Ustadz menjawab: "Sayang kalo dibuang, kan masih bisa dipakai buat mandi. Dan air teh yg merah ini pun akan larut bersama air bak mandi yg lebih banyak. Dan ana takut ditanya Allah cuma karena membuang sisa air teh."

Di setiap kajian rutin maupun tabligh akbar, Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas tidak jauh-jauh dari pembahasan aqidah, manhaj, tauhid, syirik, dasar Islam, sunnah dan bid’ah. Ustadz Yazid tahu bahwa inti dakwah adalah tauhid, tauhid dan tauhid.

Guru-Guru

Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas berguru kepada banyak masyaikh saat menimba ilmu di Arab Saudi. Salah satunya adalah Al-Imam Al-‘Allamah Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. Ustadz Yazid banyak menimba ilmu dari Syaikh ‘Utsaimin saat beliau rahimahullah masih hidup, bahkan Ustadz Yazid mengikuti kelas khusus majelis Syaikh ‘Utsaimin.
Murid-Murid

Adapun di antara asatidz kita yang merupakan murid dari Ustadz Yazid adalah:
1. Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc (Murid sekaligus memiliki hubungan kekeluargaan dengan Ustadz Yazid, karena Ustadz Yazid adalah kakak ipar Ustadz Badrusalam)
2. Ustadz Abu Usamah, Lc
3. Ustadz Zainal Abidin bin Syamsudin, Lc
4. Ustadz Abdullah Zaen, MA
5. Ustadz La Ode Abu Hanifa
6. Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA
7. Ustadz Fathi bin Yazid (anak kandung Ustadz Yazid)
8. Ustadz Afifi Abdul Wadud, BA
Dan masih banyak lagi yang lainnya (Hampir seluruh ustadz-ustadz sunnah berguru kepada Ustadz Yazid).

Karya-Karya Ustadz Yazid

1. Buku "Prinsip Dasar Islam Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah", penerbit Pustaka At-Taqwa
2. Buku "Jalan Kebahagiaan Keselamatan Keberkahan", penerbit Media Tarbiyah
3. Buku "Jihad Dalam Syariat Islam dan Penerapannya di Masa Kini", penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i
4. Buku "Waktumu Dihabiskan Untuk Apa?", penerbit Pustaka At-Taqwa
5. Buku "Panduan Shalat Jum’at Keutamaan Adab", penerbit Pustaka At-Taqwa
6. Buku "Sebaik-Baik Amal Adalah Shalat", penerbit Pustaka At-Taqwa
7. Buku "Sifat Wudhu dan Shalat Nabi", penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i
8. Buku "Syarah Aqidah Wasithiyah Prinsip Aswaja", penerbit Media Tarbiyah
9. Buku "Istiqamah Konsekuen Konsisten Menetapi Jalan Ketaatan", penerbit Pustaka At-Taqwa
10. Buku "Haramnya Darah Seorang Muslim", penerbit Media Tarbiyah
11. Buku "Taubat Kewajiban Seumur Hidup", penerbit Media Tarbiyah
12. Buku "Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah", penerbit Pustaka At-Taqwa
13. Buku "Jihad Dalam Syari'at Islam", penerbit Pustaka At-Taqwa
14. Buku "Panduan Keluarga Sakinah", penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i
15. Buku "Ritual Sunnah Setahun", penerbit Media Tarbiyah
16. Buku "Kiat-Kiat Islam Mengatasi Kemiskinan", penerbit Pustaka At-Taqwa
17. Buku "Kupas Tuntas Memahami Kalimat Syahadat", penerbit Media Tarbiyah
18. Buku "Fiqih Shalat Berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah", penerbit Media Tarbiyah
19. Buku "Sifat Shalawat Nabi", penerbit Salwa Press
20. Buku "Mulia Dengan Manhaj Salaf", penerbit Pustaka At-Taqwa
21. Buku "Syarah Kitab Tauhid", penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi'i
22. Buku "Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah", penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi'i
23. Buku "Syarah Arba'in An-Nawawi", penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi'i
24. Buku "Hukum Lagu, Musik dan Nasyid", penerbit Pustaka At-Taqwa
25. Buku “Dzikir Pagi Petang dan Sesudah Shalat Fardhu”, penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i
26. Buku “Doa dan Wirid”, penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i

Itulah biografi singkat Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafidzhahullah. Ya Allah. Lindungilah beliau, jagalah beliau, mudahkanlah urusan beliau, balaslah kebaikan beliau dengan balasan yang sebaik-baiknya.

Tulisan dikutip dari berbagai sumber
Semoga bermanfaat.

Diselesaikan pada 11 Sya’ban 1439 Hijriyah/27 April 2018 Masehi.


EmoticonEmoticon