Pemimpin Baik Buah dari Masyarakat Bertauhid

Pemimpin Baik Buah dari Masyarakat Bertauhid
Pemimpin Baik Buah dari Masyarakat Bertauhid
☑️☝️ *Pemimpin yang baik adalah buah dari masyarakat yang bertauhid*

Saudaraku...
Rahimaniyiallohu wa iyyakum...
Dengan Bertauhid_lah, umat Islam ini akan kembali menemukan kejayaannya sebagaimana yang pernah diraih oleh Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya dulu.

Allah ﷻ telah berjanji kepada hamba-Nya, bahwa Allah akan memberikan kejayaan kepada ahlut tauhid.

(Baca Juga : 12 Ayat Al-Quran Tentang Ka'bah)

Allah ﷻ menjelaskan hal tersebut dalam firman-Nya ;

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

”Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal shalih bahwa sungguh Dia akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa.Dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka. Dan Dia akan benar-benar menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku.”
📖 (QS. An-Nuur ayat ke 55).

Di dalam ayat ini terdapat sesuatu yang dijanjikan, serta orang yang mendapat janji, dan kondisi (ada syarat) dimana janji tersebut dipenuhi.

Adapun orang yang mendapat janji, mereka adalah orang-orang yang beriman.

Allah ﷻ  berfirman ;
(”Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal shalih”)
mereka adalah orang-orang yang mendapat janji.

Adapun sesuatu yang dijanjikan ada tiga hal:

1)“Sungguh Dia akan menjadikan mereka berkuasa di bumi”.

Maksudnya, jika mereka tidak memiliki kekuasaan, maka dalam jangka waktu yang panjang atau pendek, Allah ﷻ akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Allah Ta’ala telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa.

2)Kemudian Allah ta'ala berfirman tentang janji yg kedua yaitu,
(“Dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka”)

Masalah terbesar yang diusahakan dan diinginkan oleh orang-orang yang beriman adalah mereka dapat beribadah kepada Allah ﷻ dengan penuh keteguhan dan keamanan . Sehingga tidak ada rasa takut dan tidak merasa lemah di dalam melaksanakan syariat islam.
Bahkan mereka (orang yang beriman dan beramal sholih) adalah orang-orang yang dihormati. Itu semua sesuai dengan janji Allah ﷻ.

(Baca Juga : Penuntut Ilmu Adalah Tamu Rasulullah)

3)Adapun janji yang ketiga adalah,
(“Dan Dia akan benar-benar menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa”)

Yaitu Setelah mereka merasakan sedikit ketakutan serta setelah Allah memenangkan dan meneguhkan agama mereka, maka setelah adanya ketakutan itu mereka menjadi aman sentosa. Mereka merasa aman terkait diri mereka sendiri, agamanya, anak-anak mereka, kehormatan mereka, dan terkait harta-harta mereka semua. Semua ini adalah karunia dan janji dari Allah ﷻ.

Adapun kondisi (syarat) orang yang mendapat janji itu, adalah sebagaimana dijelaskan oleh kalimat berikutnya dalam firma_Nya
(”Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku”)

Maksudnya, Allah menjadikan mereka berkuasa di bumi(menjadi pemimpin) , meneguhkan bagi mereka agama mereka, dan menukar keadaan mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa,.
Yaitu tatkala mereka senantiasa menyembah Allah dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun selain_Nya.

Demikian pengaruh tauhid yang terbesar bagi manusia dalam konteks masyarakat dan negara. Yaitu kalau mereka menyembah Allah dan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, meyakini kebenaran tauhid dan menjauhi kesyirikan, maka mereka dijanjikan dengan ketiga hal ini.

Demikian pula, akan dibukakan berkah untuk mereka dari langit dan dari bumi. Allah pun akan meluaskan rizki mereka. Sehingga mereka berada dalam kehidupan yang baik dan damai.

Ayat ini hendaknya menjadi renungan bagi setiap kita(ummat islam/hamba Allah) , bahwa kejayaan Islam dan pemimpin yg baik, yang sama sama kita idam idamkan itu dapat diraih,.
Yaitu jika kaum muslimin mentauhidkan Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun.

Sementara kondisi kaum muslimin yang seperti itu(Bertauhid), tidaklah mungkin dapat diraih kecuali dengan memberikan perhatian serius terhadap dakwah Tauhid itu sendiri ,mempelajarinya, membina kaum muslimin dengan aqidah yang benar, serta membentengi dan mengingatkan umat ini dari segala hal yang menjadi lawan dari tauhid tersebut(yaitu kesyirikan) .

Saudaraku..
Rahimaniyiallohu wa iyyakum...
Sekarang, marilah kita melihat kondisi sebagian kaum muslimin saat ini, dimana mereka meninggalkan ajaran agama mereka, dan yang paling merusak adalah mereka enggan dan meninggalkan ajaran Tauhid,. Akhirnya sebagian kaum muslimin saat ini menjadi kaum yang terhinakan, harta-harta mereka dirampas, nyawa mereka seolah tidak ada harganya, martabat mereka diinjak-injak, dan kehinaan demi kehinaan lain yang terus menimpa,dan masuk didalamnya pemimpin yang dzolim.

Hal tersebut terjadi akibat dari berpalingnya mereka dari ajaran tauhid dan tersebarnya berbagai bentuk kesyirikan dan terang-terangan berbuat dosa & kemaksiatan, wal iyyadzubillah.

Sungguh kehinaan ini tidak akan Allah cabut sampai kaum muslimin kembali kepada agama Allah ﷻ
 Rasulullah ﷺ bersabda ;

« إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمُ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلاًّ لاَ يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ »

“Jika Engkau melakukan jual beli dengan sistem ‘inah (sejenis riba, ) , Engkau memegangi ekor-ekor sapi, Engkau merasa puas terhadap pertanian, dan meninggalkan jihad, maka Allah akan menimpakan kehinaan atas kalian.
Allah tidak akan mencabut kehinaan itu sampai kalian kembali kepada agama kalian.”

📚 (HR. Abu Dawud. Dinilai shahih oleh Syaikh Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah)

Semoga bermanfaat, dan Semoga Allah ﷻ senantiasa memberikan taufik dan Hidayah_Nya kepada kita sekalian, serta senantiasa menetapkan kita kepada perkara yang dicintai dan diridhoi_Nya...

(Baca Juga : Karena Kita Masih Pelajar)

Al faqir ila Maghfirati Rabbih
📝 Fajrin Abu Yahya وفقه الله
➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖
https://www.facebook.com/Abuyahyafajrin/

Tulisan Al-Ustadz Fajrin Abu Yahya hafidzhahullah

Sumber: https://www.facebook.com/1991277107606965/posts/2214106721990668/


EmoticonEmoticon