Daftar Website Sunnah Salafi Rujukan

Daftar Website Sunnah Salafi Rujukan
Daftar Website Sunnah Salafi Rujukan

AlQuranPedia.Org - Zaman sekarang adalah zaman teknologi. Semua hal mudah sekali didapat dengan bermodalkan internet dan smartphone. Ada dampak baik dan ada dampak buruk pula. Dampak baik adalah kita dapat mengakses ilmu pengetahuan dan informasi dengan mudah, terutama ilmu agama. Dengan internet kita dapat memanfaatkannya untuk menggali dan mencari ilmu agama sebanyak-banyaknya. Kenapa harus ilmu agama?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

Namun bagaimana kita belajar agama lewat internet, bukankah di internet banyak berita hoax dan tidak semuanya di internet itu benar. Iya betul. Maka dari itulah pada tulisan kali ini Al-Quran Pedia tertarik untuk membawakan daftar website-website sunnah bermanhaj salafi (salafiyyah).


Loh kenapa harus website salafi? Karena website salafi memberikan kita ilmu dengan merujuk kepada dalil Al-Quran dan Sunnah serta pemahaman para sahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’in. Setiap penjelasannya disertakan dalil, baik itu Al-Quran dan Hadits. Jikalau hadits akan dijelaskan, apakah haditsnya sahih, hasan, lemah atau palsu. Jadi ketika kita belajar, kita juga bisa tahu landasannya sehingga ilmunya jelas kedudukannya. Bukan hanya itu, setelah dilampirkan dalil-dalil, kemudian perkataan ‘ulama, maka biasanya akan ada kesimpulan, baik itu dari penulisnya ataupun dari perkataan ‘ulama. Atau kalau ada perbedaan di kalangan ‘ulama, maka penulis akan memberitahu mana pendapat yang lebih rajih (lebih kuat/lebih mendekati kebenaran). Prinsip ini sebagaimana ayat Al-Quran :

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-(Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (Q.S. An-Nisaa’ : 59)

Di sinilah kelebihan-kelebihan website sunnah salafi yang tidak dimiliki website lainnya. Website salafi tidak membuat kita hanya berpatokan pada satu madzhab saja atau pada satu pendapat saja, akan tetapi akan diuraikan pendapat-pendapat dan dalil, lalu memilih mana yang lebih kuat.

Berikut ini adalah daftar website yang bisa dijadikan rujukan untuk belajar agama yang terpercaya :



Silahkan belajar agama sebanyak-banyaknya dari website di atas, masalah sholat, puasa, zakat, ibadah, bahkan sunnah sehari-hari semuanya lengkap. Kenapa hanya website-website di atas yang kami rekomendasikan? Karena website-website di atas membuat tulisan berlandaskan dalil Al-Quran, Hadits shahih, perkataan ‘ulama dan ada kesimpulan dari pembahasannya, sehingga lebih mendekati kebenaran -insya Allah-.

Akan tetapi, ada beberapa website yang mengataskanamakan "salafi" akan tetapi isinya fitnah-fitnah terhadap da'i dan ulama salafiyyah, seperti:

rujukanmuslim.com
alfawaaid.net
salafy.or.id
suaratauhidambon.com
forumsalafy.net
asysyariah.com
salafymedia.com
ilmusyari.com
darussalaf.or.id
tukpencarialhaq.com
manhajul-anbiya.net
audiokajian.net
kajiansalafy.net
luqmanbaabduh.com
kajianislamsamarinda.com
dan situs-situs yang bersama mereka

Dan waspada juga terhadap website-website yang mengatasnamakan Islam dan menghina dakwah salaf seperti :

arrahmahnews.com (Syi’ah)
syiahindonesia.com (Syi’ah)
isadanislam.org (Kristen)
isadanalquran.com (Kristen)
muslimedianews.com
santri.net
salafytobat.wordpress.com
sarkub.com
islamnusantara.com
elhooda.net
dutaislam.com
abusalafy.wordpress.com
dan lain-lain yang sejenis mereka

Itulah berbagai website-website sunnah salafi yang bisa kita jadikan rujukan dalam belajar agama. Silahkan gali sebanyak-banyaknya dari sana. Namun satu hal yang tetap diperhatikan, bahwa menuntut ilmu agama tetap lebih utama di majelis ilmu. Karena pada hakikatnya ilmu itu mendatangi bukan didatangi.


Semoga pembahasan ini bermanfaat.

Diselesaikan pada 29 Rabiul Awwal 1439 Hijriyah/17 Desember 2017 Masehi.


EmoticonEmoticon