Showing posts with label Ayat Tentang. Show all posts
Showing posts with label Ayat Tentang. Show all posts

25 Ayat Al-Quran Tentang Nabi ‘Isa

25 Ayat Al-Quran Tentang Nabi ‘Isa
25 Ayat Al-Quran Tentang Nabi ‘Isa

AlQuranPedia.Org – Nabi ‘Isa ‘alaihissalaam adalah salah satu nabi yang cukup banyak disebut dan diceritakan Al-Quranul Karim. Total ada 25 kali penyebutan Nabi ‘Isa di Al-Quran. Itu belum termasuk penyebutan Al-Masih dan Ibnu Maryam yang bila ditotal tentu saja lebih banyak. Nabi ‘Isa adalah satu-satunya manusia yang diciptakan tanpa ayah, sebagaimana Hawa diciptakan tanpa ibu dan Nabi Adam ‘alaihissalaam diciptakan tanpa ayah dan ibu. Maryam yang merupakan ibunda Nabi ‘Isa adalah wanita sholihah, suci nan mulia. Beliau satu-satunya wanita yang namanya disebutkan Al-Quran. Maryam binti ‘Imran merupakan keponakan dari Nabi Zakariyya dan sepupu Nabi Yahya ‘alaihissalam. Keluarga mereka diabadikan Allah dalam Al-Quran Surat Ali ‘Imran (Keluarga ‘Imran).

 

Penyebutan Nabi ‘Isa di dalam Al-Quran berkaitan dengan kisah kelahiran beliau yang mukjizat (tanpa seorang ayah). Ketika kecil diberikan kemampuan Allah untuk berbicara membantah tuduhan kepada ibunya. Beliau ‘alaihissalaam juga diberikan berbagai mukjizat seperti menyembuhkan penyakit lepra. Beliau membuat burung dari tanah. Beliau bahkan mampu menghidupkan orang yang sudah mati. Ini semua tentu saja dilakukan dengan izin Allah untuk membuktikan kebenaran risalah yang dibawanya. Nabi ‘Isa ‘alaihissalaam diberikan kitab Injil untuk disebarkan kepada Bani Israil. Beliau diangkat ke langit oleh Allah setelah sebelumnya dikejar-kejar oleh kaum kafir untuk dibunuh dan disalib. Sebagaimana keyakinan kaum muslimin ahlussunnah wal jama’ah bahwa Nabi ‘Isa masih hidup dan kelak menjelang Kiamat akan turun ke dunia untuk berperang melawan Al-Masih Ad-Dajjal bersama dengan Imam Mahdi.

 

Di dalam Al-Quran Allah Ta’ala banyak membantah akidah kaum kafir khususnya Nasrani/Kristen yang menganggap Nabi ‘Isa/Yesus Kristus itu anak Allah atau bahkan Allah itu sendiri. Allah menjelaskan bahwa Nabi ‘Isa sama seperti para nabi yang lain, berdakwah kepada tauhid dan dikaruniakan mukjizat-mukjizat untuk mendukung risalah yang mereka bawa. Nabi ‘Isa juga mengabarkan kelak akan datang Nabi terakhir setelah beliau yaitu Ahmad (Muhammad) shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi ‘Isa juga membantah bahwa beliau adalah salah satu di antara yang tiga sebagaimana keyakinan Trinitas kaum Nasrani. Allah menyebutkan bahwa Nabi ‘Isa adalah manusia, layaknya manusia beliau makan. Uniknya penyebutan Nabi ‘Isa di Al-Quranul Karim banyaknya sama dengan Nabi Adam yakni sebanyak 25 kali sebutan, seakan mengisyaratkan bahwa mereka berdua bukan hanya sama-sama diciptakan dengan kalimat Allah “kun”, tapi juga sama-sama disebutkan secara lafal dengan jumlah yang sama.

 

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. (Q.S. Ali ‘Imran : 59)

 

Ayat di atas juga sebagai penalaran logika untuk kaum Nasrani/Kristen yang menganggap Nabi ‘Isa (Yesus Kristus) sebagai tuhan dikarenakan beliau lahir secara mukjizat tanpa bapak. Kalau begitu harusnya Nabi Adam yang lebih berhak disembah karena lebih hebat lagi dan lebih dahsyat lagi sebab beliau diciptakan tanpa bapak dan ibu.

 

(Baca Juga : 25 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Adam)


Pada tulisan kali ini blog Al-Quran Pedia akan membahas mengenai ayat-ayat Al-Quran yang menyebutkan tentang Nabi ‘Isa ‘alaihissalam. Simak selengkapnya di bawah ini.

 

1

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al-Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh? (Q.S. Al-Baqarah : 87)

 

2

Katakanlah (hai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya". (Q.S. Al-Baqarah : 136)

 

3

Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya. (Q.S. Al-Baqarah : 253)

 

4

(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), (Q.S. Ali ‘Imran : 45)

 

5

Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?" Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: "Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri. (Q.S. Ali ‘Imran : 52)

 

6

(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya." (Q.S. Ali ‘Imran : 55)

 

7

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. (Q.S. Ali ‘Imran : 59)

 

8

Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nyalah kami menyerahkan diri." (Q.S. Ali ‘Imran : 84)

 

9

dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (Q.S. An-Nisaa’ : 157)

 

10

Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud. (Q.S. An-Nisaa’ : 163)

 

11

Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara. (Q.S. An-Nisaa’ : 171)

 

12

Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. (Q.S. Al-Maa’idah : 46)

 

(Baca Juga : 23 Ayat Al-Quran Tentang Manhaj Salaf)


13

Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. (Q.S. Al-Maa’idah : 78)

 

14

(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata." (Q.S. Al-Maa’idah : 110)

 

15

(Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa berkata: "Hai Isa putera Maryam, sanggupkah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?." Isa menjawab: "Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman." (Q.S. Al-Maa’idah : 112)

 

16

Isa putera Maryam berdoa: "Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rzekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezki Yang Paling Utama." (Q.S. Al-Maa’idah : 114)

 

17

Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?." Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib." (Q.S. Al-Maa’idah : 116)

 

18

dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shaleh. (Q.S. Al-An’aam : 85)

 

19

Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. (Q.S. Maryam : 34)

 

20

Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri) dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh. (Q.S. Al-Ahzaab : 7)

 

21

Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya). (Q.S. Asy-Syuuraa : 13)

 

22

Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: "Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku." (Q.S. Az-Zukhruf : 63)

 

23

Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik. (Q.S. Al-Hadiid : 27)

 

24

Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata." (Q.S. Ash-Shaff : 6)

 

25

Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?" Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: "Kamilah penolong-penolong agama Allah", lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang. (Q.S. Ash-Shaff : 14)

 

Itulah berbagai ayat Al-Quranul Karim yang menyebutkan tentang Nabiyullah ‘Isa ‘alaihissalaam. Semoga pembahasan pada tulisan ini menambah khazanah pengetahuan dan keimanan kita terhadap Al-Quran.

 

(Baca Juga : Kenapa Banyak Kisah di Al-Quran?)


Semoga bermanfaat.

 

Diselesaikan pada 5 Jumadil Akhir 1444 Hijriyah/29 Desember 2022 Masehi.

5 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Yahya

5 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Yahya
5 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Yahya

AlQuranPedia.Org – Nabi Yahya ‘alaihissalaam adalah putra dari Nabi Zakariyya ‘alaihissalaam. Secara garis keturunan Yahya merupakan sepupu dari Maryam ‘alaihissalaam dan paman dari Nabi ‘Isa ‘alaihissalaam. Hal itu dikarenakan Maryam adalah keponakan dari Nabi Zakariyya ‘alaihissalaam dan Nabi Zakariyya sendiri adalah saudara dari ‘Imran ayah dari Maryam ‘alaihimussalaam. Mereka masih tergolong ke dalam Ali ‘Imran yakni Keluarga ‘Imran, di mana keluarga ‘Imran ini adalah salah satu keluarga yang diberikan keutamaan Allah Jalla Wa ‘Alaa. Mengenai Yahya ‘alaihissalaam Allah Ta’ala berfirman,

 

يٰيَحْيٰى خُذِ الْكِتٰبَ بِقُوَّةٍ ۗوَاٰتَيْنٰهُ الْحُكْمَ صَبِيًّاۙ

 

 “Wahai Yahya, ambillah (pelajarilah) Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh.” Kami menganugerahkan hikmah kepadanya (Yahya) selagi dia masih kanak-kanak. (Q.S. Maryam : 12)


(Baca Juga : Apakah Ada Isbal Pada Tangan?)

 

Nabi Yahya ‘alaihissalaam disebut sebanyak 5 kali di dalam Al-Quran dalam 5 ayat berbeda. Nabi Yahya ‘alaihissalaam memiliki banyak keutamaan dan kelebihan, di antaranya adalah diberikan hikmah saat masih kecil, seorang yang membenarkan kalimat yang datang dari Allah, seorang sayyid, seorang yang menahan diri dari hawa nafsu, seorang Nabi, seorang yang shalih, bersegera melakukan kebaikan dan orang yang khusyu’ dalam beribadah. Sebelumnya tidak pernah ada anak yang dinamakan Yahya. Akan tetapi Allah Ta’ala yang langsung memberikan nama untuk anak Nabi Zakariyya dengan nama Yahya. Salah satu hikmahnya adalah dikarenakan Yahya bermakna hidup, sebelumnya Yahya tidak pernah diduga akan lahir dikarenakan ayahnya seorang yang tua dan ibunya adalah seorang yang mandul. Akan tetapi Allah Tabaraka Wa Ta’ala menunjukkan mukjizat-Nya kepada seluruh alam.

 

Pada tulisan kali ini blog Al-Quran Pedia akan membahas mengenai ayat-ayat Al-Quran yang menyebutkan dan membicarakan tentang Nabi Yahya ‘alaihissalaam. Simak lebih lengkapnya di bawah ini.

 

1

Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): "Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh." (Q.S. Ali ‘Imran : 39)

 

2

dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shaleh. (Q.S. Al-An’aam : 85)

 

(Baca Juga : 21 Ayat Al-Quran Tentang Kenikmatan)


3

Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia. (Q.S. Maryam : 7)

 

4

Hai Yahya, ambillah Al-Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak, (Q.S. Maryam : 12)

 

5

Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami. (Q.S. Al-Anbiyaa’ : 90)

 

Itulah berbagai ayat Al-Quranul Karim yang menyebutkan tentang Nabiyullah Yahya ‘alaihissalaam. Semoga tulisan singkat nan sederhana ini menambah khazanah pengetahuan dan ilmu kita seputar kandungan Al-Quran khususnya mengenai kisah para nabi Allah Jalla Dzikruhu.

 

(Baca Juga : Arogansi yang Mendatangkan Petaka)


Semoga bermanfaat.

 

Diselesaikan sore hari menjelang berbuka 9 Ramadhan 1444 Hijriyah/31 Maret 2023 Masehi.

6 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Zakariyya

6 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Zakariyya
6 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Zakariyya

AlQuranPedia.Org – Nabi Zakariyya ‘alaihissalaam adalah salah seorang utusan Allah Tabaraka Wa Ta’ala. Beliau merupakan ayah dari Nabi Yahya ‘alaihissalaam dan merupakan paman dari Maryam binti ‘Imran. Nabi Zakariyya disebut sebanyak 7 kali dalam 6 ayat Al-Quran yang berbeda di dalam Al-Quranul Karim. Nabi Zakariyya diuji oleh Allah ‘Azza Wa Jalla terlambat dikaruniai anak. Akan tetapi Nabi Zakariyya tidak pernah bosan dan lelah berdoa kepada Allah. Di antara doa Nabi Zakariyya yang mengharukan adalah,

 

وَّلَمْ اَكُنْۢ بِدُعَاۤىِٕكَ رَبِّ شَقِيًّا

 

Dan aku tidak pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, wahai Tuhanku. (Q.S. Maryam : 4)

 

Meskipun Nabi Zakariyya sudah beruban, sudah sangat tua dan istri beliau mandul, ternyata Allah mengaruniakannya seorang anak yang shalih, seorang nabi dan memiliki keutamaan di sisi Allah yakni Yahya ‘alaihissalaam. Allah menegaskan bahwa tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Bila dokter sudah mencap seseorang mandul, tidak bisa punya anak, tetapi Allah tidak mengenal hitungan matematis, Allah mampu berkehendak dan berkuasa atas segala sesuatu. Apapun yang Allah mau dan kehendaki pasti akan terjadi.

 

(Baca Juga : Wudhu Batal Setelah Mandi Jum'at)


Allah pun seakan menampar siapa saja yang berputus asa dan berhenti berharap dalam berdoa kepada-Nya. Bukankah Allah mengatakan, “Berdoalah kepada-Ku maka pasti akan Aku kabulkan”?. Dan bukankah Nabi kita yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Malu kepada hamba-Nya bila mengadahkan tangan berdoa meminta kepada-Nya akan tetapi kembali dengan tangan kosong”? Maka janganlah berhenti berdoa kepada Allah. Ketika kita berdoa hanya 1 2 tahun belum dikabulkan. Ingatlah bahwa Nabi Zakariyya lebih lama lagi daripada itu dan lebih berat lagi ujiannya.

 

Pada tulisan kali ini blog Al-Quran Pedia akan membahas mengenai ayat-ayat Al-Quran yang membicarakan dan menyebutkan tentang Nabi Zakariyya ‘alaihissalaam. Simak selengkapnya di bawah ini.

 

1

Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Allah." Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. (Q.S. Ali ‘Imran : 37)

 

2

Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa." (Q.S. Ali ‘Imran : 38)

 

(Baca Juga : 23 Ayat Al-Quran Tentang Rasul)


3

dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shaleh. (Q.S. Al-An’aam : 85)

 

4

(Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria, (Q.S. Maryam : 2)

 

5

Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia. (Q.S. Maryam : 7)

 

6

Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik. (Q.S. Al-Anbiyaa’ : 89)

 

Itulah berbagai ayat Al-Quranul Karim yang menyebutkan dan memnceritakan tentang Nabiyullah Zakariyya ‘alaihissalaam. Semoga tulisan singkat ini menambah wawasan dan khazanah pengetahuan kita seputar para nabi ‘alaihimussalaam.

 

(Baca Juga : Raja-Raja Dua Tanah Suci)


Semoga bermanfaat.

 

Diselesaikan pada sore hari 9 Ramadhan 1444 Hijriyah/31 Maret 2023 Masehi.

5 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Yunus

5 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Yunus
5 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Yunus

AlQuranPedia.Org – Nabiyullaah Yunus ‘alaihissalaam diutus kepada sebuah kaum yang bernama Ninawa yang terdapat di daerah Mosul, Iraq. Kaum ini menyembah patung dan berhala sehingga Allah mengutus Nabi Yunus untuk mengingatkan mereka agar kembali menyembah hanya Allah semata. Akan tetapi kaum Yunus menolak beriman kepada risalah yang dibawa Nabi Yunus dan lebih memilih kekafiran daripada keimanan, bahkan mereka mengolok-olok nabi Yunus dan menghinanya. Maka Nabi Yunus marah kepada kaumnya dan tidak berharap lagi keimanan mereka.

 

Setelah itu Allah Ta’ala mewahyukan kepada Nabi Yunus agar mengingatkan kaumnya akan datangnya azab Allah. Setelah Nabi Yunus menyampaikan tentang azab tersebut maka beliau pun pergi meninggalkan mereka. Ketika itu kaum Yunus mengetahui bahwa Nabi Yunus telah meninggalkan mereka dan mereka yakin azab akan turun. Mereka yakin bahwa Yunus adalah seorang Nabi dan bertaubat kepada Allah Ta’ala. Ketika Allah melihat jujurnya taubat mereka maka Allah menghilangkan azab itu.

 

Setelah peristiwa itu Nabi Yunus tetap meninggalkan kaumnya karena marah padahal Allah belum mengizinkannya. Maka Yunus pergi ke tepi laut dan menaiki kapal. Ketika Nabi Yunus berada di kapal maka ombak laut menjadi dahsyat, angin datang begitu kencang dan membuat kapal oleh hingga hampir saja tenggelam. Para penghuni kapal pun mulai membuang barang-barang berat mereka dan melakukan musyawarah untuk melakukan undian siapa yang akan dibuang ke laut. Undian dilakukan dan keluarlah nama Nabi Yunus. Para penghuni kapal tidak mau Nabi Yunus yang dibuang dan melakukan undian ulang dan nama yang keluar lagi-lagi nama Nabi Yunus. Nabi Yunus pun yakin bahwa ini adalah akibat dari beliau yang meninggalkan kaumnya tanpa izin dari Allah. Maka beliaupun  melempar dirinya ke laut.

 

(Baca Juga : Penolong Pada Hari Kiamat)


Pada saat yang bersamaan Allah mengirimkan ikan yang besar dan mengilhamkan kepada ikan tersebut untuk menelan nabi Yunus tapi tidak melukai Nabi Yunus sedikitpun. Nabi Yunus pun tinggal di perut ikan itu dan mengarungi lautan selama beberapa hari. Para ulama berbeda pendapat mengenai lama Nabi Yunus di perut ikan, ada yang mengatakan 3 hari sebagaimana pendapat Qatadah dan ada yang berpendapat 7 hari seperti Abu Ja’far Ash-Shadiq, Abu Malik berpendapat 40 hari dan lain sebagainya. Ketika itu Nabi Yunus mendengar ucapan tasbih dari kerikil di bawaah laut, sehingga di kegelapan itu Yunus berdoa,

 

لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ

 

Tidak ada tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim.” (Q.S. Al-Anbiyaa’ : 87)

 

Kemudian Allah memerintahkan Nabi Yunus memerintahkan ikan besar tersebut memuntahkan Yunus ke pinggir pantai. Selanjutnya Allah Ta’ala memerintahkan Nabi Yunus kembali kepada kaumnya dan memberitahukan mereka bahwa Allah telah menerima taubat mereka. Kaumnya pun telah beriman kepada Alah dan memberikan berkah kepada harta dan anak-anak mereka.

 

Di dalam Al-Quranul Karim Nabi Yunus disebut 5 kali di dalam Al-Quran, 4 kali sebagai Yunus dan 1 kali sebagai Dzun Nun. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang Nabiyullah Yunus, “Tidak layak bagi seorang hamba mengatakan, “Saya (Muhammad) lebih baik daripada Yunus bin Mata.”” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Pada tulisan ini blog Al-Quran Pedia akan membahas mengenai ayat-ayat Al-Quran yang menyebutkan tentang Nabi Yunus ‘alaihissalaam.

 

1

Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud. (Q.S. An-Nisaa’ : 163)

 

(Baca Juga : 20 Ayat Al-Quran Tentang Kaum 'Ad)


2

dan Ismail, Alyasa', Yunus dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya), (Q.S. Al-An’aam : 86)        

 

3

Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu. (Q.S. Yunus : 98)

 

4

Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim." (Q.S. Al-Anbiyaa’ : 87)

 

5

Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul, (Q.S. Ash-Shaaffaat : 139)

 

Itulah berbagai ayat Al-Quran yang menyebutkan tentang Nabiyullah Yunus ‘alaihissalaam. Semoga tulisan singkat ini menambah pengetahuan dan wawasan kita seputar kisah para nabi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

 

(Baca Juga : 17 Ayat Al-Quran Tentang Batu)


Semoga bermanfaat.

 

Diselesaikan pada sore hari 9 Ramadhan 1444 Hijriyah/31 Maret 2023 Masehi.

2 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Ilyasa’

2 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Ilyasa’
2 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Ilyasa’

AlQuranPedia.Org – Nabi Ilyasa’ ‘alaihissalaam adalah salah satu di antara nabi Allah Tabaraka Wa Ta’ala yang telah diutus di muka bumi. Sebagaimana yang dinukil dari Kitab Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir karya Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al-Asyqar bahwa ada sebagian yang berpendapat Ilyasa’ adalah Khidhir dan ada pendapat lain yang mengatakan bahwa Ilyasa’ adalah sahabat dari Nabi Idris. Sementara menurut Syaikh Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili Nabi Ilyasa’ merupakan Ilyasa’ bin Akhthub.

 

(Baca Juga : Nama-Nama 8 Pintu Surga)


Nabi Ilyasa’ hanya disebut sebanyak 2 kali di dalam Al-Quran, sekali di dalam Surat Al-An’aam dan sekali lagi di dalam Surat Shad. Ada satu riwayat berkenaan mengenai Ilyasa’ yaitu dari Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari jalan Dawud bin Abi Hind, dari Mujahid bahwa ia berkata, ketika usia Ilyasa’ sudah tua, ia berkata, “Wahai sekiranya ku mengangkat seseorang untuk memimpin manusia di masa hidupku agar aku melihat tindakannya……” Hingga akhir riwayat yang berkenaan juga mengenai Nabi Dzulkifli.

 

Pada tulisan kali ini blog Al-Quran Pedia akan membahas mengenai ayat-ayat Al-Quran yang membicarakan tentang Nabi Ilyasa’ ‘alaihissalaam. Simak selengkapnya di bawah ini.

 

1

وَاِسْمٰعِيْلَ وَالْيَسَعَ وَيُوْنُسَ وَلُوْطًاۗ وَكُلًّا فَضَّلْنَا عَلَى الْعٰلَمِيْنَۙ

dan Ismail, Ilyasa', Yunus dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya), (Q.S. Al-An’aam : 86)

 

Pada ayat disebutkan bahwa Nabi Isma’il, Nabi Ilyasa’, Nabi Yunus dan Nabi Luth telah dilebihkan Allah Ta’ala derajatnya. Ayat ini menjelaskan bahwa Nabi Ilyasa’ memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah sehingga digandengkan dengan sebagian Nabi yang tinggi pula kedudukannya di sisi Allah.

 

(Baca Juga : 9 Ayat Al-Quran Tentang Madyan)


2

وَاذْكُرْ اِسْمٰعِيْلَ وَالْيَسَعَ وَذَا الْكِفْلِ ۗوَكُلٌّ مِّنَ الْاَخْيَارِۗ

Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa' dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik. (Q.S. Shaad : 48)

 

Pada ayat di atas disebutkan bahwa Nabi Isma’il, Nabi Ilyasa’ dan Nabi Dzulkifli adalah termasuk orang-orang yang paling baik. Ayat ini juga menegaskan bahwa Ilyasa’ memiliki kedudukan dan keutamaan yang tinggi karena digandengkan dengan para nabi yang sholih.

 

Itulah berbagai ayat Al-Quran yang membicarakan dan menyebutkan tentang Nabi Ilyasa’ ‘alaihissalaam. Semoga tulisan sederhana ini dapat menambah ilmu, wawasan dan pengetahuan kita mengenai nabi-nabi Allah Tabaraka Wa Ta’ala dan juga menambah pengetahuan kita mengenai isi kandungan Al-Quranul Karim.

 

(Baca Juga : Lelaki dari Damaskus)


Semoga bermanfaat.

 

Diselesaikan pada malam 10 Ramadhan 1444 Hijriyah/31 Maret 2023 Masehi.

3 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Ilyas

3 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Ilyas
3 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Ilyas

AlQuranPedia.Org – Sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa Nabi Ilyas adalah Nabi Idris. Sebagian ulama lain berpendapat bahwa Ilyas adalah orang tersendiri yang memiliki nama Ilyas bin Nasai bin Fanhash bin Al-‘Izar bin Harun bin ‘Imran. Sebagian ulama lain mengatakan bahwa beliau adalah Ilyas bin Yas cucu Nabi Harun. Sebagian lagi mengatakan beliau adalah Ilyas At-Tasybiy. Sebagiannya lagi mengatakan bahwa beliau adalah Ilyas bin Al-‘Azir bin Al-‘Izar bin Harun bin ‘Imran. Nabi Ilyas disebutkan 3 kali di dalam Al-Quranul Karim pada 2 surat yang berbeda, yaitu Surat Al-An’aam dan Surat Ash-Shaffaat.

 

Nabi Ilyas ‘alaihissalaam diutus kepada penduduk Ba’labak yang terletak di sebelah barat kota Damaskus. Saat ini kota Ba’labak berada dalam terutorial negara Lebanon. Allah Tabaraka Wa Ta’ala mengutus Nabi Ilyas ‘alaihissalaam kepada penduduk Ba’labak agar menyembah kepada Allah semata dan meninggalkan berhala yang mereka beri nama Ba’l. Sebagian ulama menyebut bahwa Ba’l adalah nama seorang wanita yang mereka sembah. Sebagian lagi berpendapat bahwa Ba’I berarti Rabb. Namun pendapat yang lebih tepat adalah sebagaimana yang dijelaskan Al-Hafidz Ibnu Katsir rahimahullah bahwa Ba’l adalah nama berhala yang mereka sembah.

 

(Baca Juga : Inilah Pekerjaan Para Nabi Allah)


Pada tulisan kali ini blog Al-Quran Pedia akan membahas mengenai ayat Al-Quran yang menyebutkan tentang Nabi Ilyas ‘alaihissalaam. Simak selengkapnya di bawah ini.

 

1

وَزَكَرِيَّا وَيَحْيٰى وَعِيْسٰى وَاِلْيَاسَۗ كُلٌّ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَۙ

dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shaleh. (Q.S. Al-An’aam : 85)

 

Pada ayat di atas disebutkan bahwa Nabi Zakariyya, Nabi Yahya, Nabi ‘Isa dan Nabi Ilyas adalah orang-orang yang sholih. Hal ini tentu saja dikarenakan mereka semua adalah para nabi hamba pilihan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

 

2

وَاِنَّ اِلْيَاسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۗ

Dan sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul. (Q.S. Ash-Shaaffaat : 123)

 

Dalam Tafsir Al-Wajiz karya Syaikh Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili menyebutkan bahwa sesungguhnya Ilyas adalah salah satu Nabi Bani Israil dari keturunan Nabi Harun ‘alaihissalaam dan termasuk rasul-rasul mulia yang diutus untuk kaum-kaum mereka.


Dalam Kitab An-Nafahat Al-Makkiyyah karya Syaikh Muhammad bin Shalih Asy-Syawi disebutkan bahwa Allah mengabarkan akan hamba-Nya Ilyas yang dimuliakan dengan kerisalahan.

 

(Baca Juga : 24 Ayat Al-Quran Tentang Kaum Tsamud)


3

سَلٰمٌ عَلٰٓى اِلْ يَاسِيْنَ

(yaitu): "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas" (Q.S. Ash-Shaaffaat : 130)

 

Dalam Tafsir Al-Mukhtashar Markaz Tafsir Riyadh disebutkan bahwa ayat di atas sebagai penghormatan dari Allah dan sanjungan kepada Ilyas ‘alaihissalaam. Sementara dalam Tafsir Al-Wajiz disebutkan, “Salam dari Kami dan orang-orang mukmin kepada Ilyas. Ilyasin maknanya adalah Ilyas. Ditambahkan pada kata itu huruf ya’ dan nun karena dia adalah orang ‘ajam seperti Bukit Sinai yang disebut dengan Thuri Sinin.”

 

Itulah berbagai ayat Al-Quranul Hakim yang membicarakan dan menyebutkan tentang Nabi Ilyas ‘alaihissalaam. Semoga tulisan sedikit ini menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita seputar isi dan kandungan Al-Quranul Karim serta menambah pengetahuan kita tentang kisah para nabi Robbuna Jalla Wa ‘Alaa.

 

(Baca Juga : 20 Ayat Al-Quran Tentang Tauhid)


Semoga bermanfaat.


Diselesaikan pada malam 10 Ramadhan 1444 Hijriyah/31 Maret 2023 Masehi.

16 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Sulaiman

16 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Sulaiman
16 Ayat Al-Quran Tentang Nabi Sulaiman

AlQuranPedia.Org – Nabi Sulaiman ‘alaihissalaam adalah putra dari Nabi Dawud ‘alaihissalaam. Di dalam Al-Quran Nabi Sulaiman disebutkan sebanyak 17 kali di 16 ayat Al-Quran yang berbeda. Beliau mewarisi kerajaan ayahnya dan dikaruniai ilmu yang luas oleh Allah Ta’ala. Nabi Sulaiman ‘alaihissalaam juga dikaruniai pasukan dari kalangan jin, manusia dan burung.

 

وَحُشِرَ لِسُلَيْمٰنَ جُنُوْدُهٗ مِنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوْزَعُوْنَ

 

Untuk Sulaiman dikumpulkanlah bala tentara dari (kalangan) jin, manusia, dan burung, lalu mereka diatur dengan tertib. (Q.S. An-Naml : 17)

 

Angin pun ditundukkan Allah di hadapan Nabi Sulaiman ‘alaihissalaam. Nabi Sulaiman juga mampu berkomunikasi dengan para hewan. Di dalam Al-Quran pada surat An-Naml disebutkan Nabi Sulaiman berbicara dengan burung Hud-Hud dan juga mampu mendengar pembicaraan semut-semut. Nabi Sulaiman adalah seorang utusan Allah yang senantiasa taat beribadah kepada Allah. Segala kenikmatan dan mukjizat yang diberikan Allah kepadanya tidaklah menjadikannya sombong dan angkuh. Nabi Sulaiman mensyukuri nikmat itu dan tidaklah menjadi hamba yang kufur nikmat.

 

(Baca Juga : 26 Ayat Al-Quran Tentang Bani Israil)


Pada tulisan kali ini blog Al-Quran Pedia akan membahas mengenai ayat-ayat Al-Quran yang menyebutkan dan membicarakan tentang Nabi Sulaiman ‘alaihissalaam. Simak lebih lengkapnya di bawah ini.

 

1

Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui. (Q.S. Al-Baqarah : 102)

 

2

Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud. (Q.S. An-Nisaa’ : 163)

 

3

Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yaqub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (Q.S. Al-An’aam : 84)

 

4

Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu keduanya memberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalah Kami menyaksikan keputusan yang diberikan oleh mereka itu, (Q.S. Al-Anbiyaa’ : 78)

 

5

maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat); dan kepada masing-masing mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu dan telah Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Daud. Dan kamilah yang melakukannya. (Q.S. Al-Anbiyaa’ : 79)

 

6

Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu. (Q.S. Al-Anbiyaa’ : 81)

 

7

Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hambanya yang beriman." (Q.S. An-Naml : 15)

 

8

Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: "Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata." (Q.S. An-Naml : 16)

 

(Baca Juga : 25 Hadits Tentang Khamr)


9

Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). (Q.S. An-Naml : 17)

 

10

Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari"; (Q.S. An-Naml : 18)

 

11

Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (Q.S. An-Naml : 30)

 

12

Maka tatkala utusan itu sampai kepada Sulaiman, Sulaiman berkata: "Apakah (patut) kamu menolong aku dengan harta? maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikan-Nya kepadamu; tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu. (Q.S. An-Naml : 36)

 

13

Dikatakan kepadanya: "Masuklah ke dalam istana." Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman: "Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca." Berkatalah Balqis: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam." (Q.S. An-Naml : 44)

 

14

Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala. (Q.S. Saba’ : 12)

 

15

Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik- baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya), (Q.S. Shaad : 30)

 

16

Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat. (Q.S. Shaad : 34)

 

Itulah berbagai ayat Al-Quranul Karim yang menyebutkan dan menceritakan tentang Nabiyullah Sulaiman ‘alaihissalaam. Semoga tulisan sederhana ini menambah ilmu pengetahaun dan khazanah wawasan kita seputar kisah para nabi dan juga isi kandungan dari Al-Quran.

 

(Baca Juga : 27 Ayat Al-Quran Tentang Orang Kafir)


Semoga bermanfaat.

 

Diselesaikan pada sore hari 9 Ramadhan 1444 Hijriyah/31 Maret 2023 Masehi.